PROFIL NAGARI
> SEJARAH NAGARI
Nagari Binjai Tapan terletak dalam Wilayah Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Yang terdiri dari Empat Suku antara lain, Melayu Gadang, Melayu Kecil, Chaniago dan Sikumbang. Dan sebagai Puncak adat adalah Makudum Sakti. Makudum sakti dibunyikan dalam Petatah dan Petitih Adat "Sumua Ciek Galuaknyo Ampek" dan itulah yang dinamakan Makudum Sakti (Orang Tua Adat Nagari Binjai Tapan) inilah dasar mufakat antara empat suku diatas untuk memilih Wali Nagari di Tapan.
Pada bulan Oktober 2009 terjadi pemekaran Nagari menjadi delapan Nagari yaitu:
1. Nagari Kubu Tapan
2. Nagari Binjai Tapan
3. Nagari Talang Koto Pulai Tapan
4. Nagari Sungai Gambir Sako Tapan
5. Nagari Tapan
6. Nagari Batang Arah Tapan
7. Nagari Pasar Tapan
8. Nagari Ampang Tulak Tapan
Delapan Nagari tersebut langsung dilantik oleh Bapak Bupati Pesisir Selatan pada tanggal 16 Januari 2010.
Nagari Binjai Tapan adalah Nagari yang terletak di dataran rendah dan berbukit dengan bantaran sungai dan dikelilingi oleh hutan yang terdiri dari 2 kampung yaitu :
1. Kampung Binjai
2. Kampung Pasar Baru
Pada awal pemekaran Wali Nagari Binjai Tapan adalah Wali PJ dari Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan yaitu Bapak M. Ikhsan kemudian setelah PILWANA pada oktober 2016 Wali Nagari Binjai Tapan diduduki oleh Bapak Jamirus.
> PETA DAN KONDISI NAGARI
Nagari Binjai Tapan adalah merupakan salah satu dari 10 Nagari yang ada di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Jarak dari Kecamatan 0,5 Km, dari Kabupaten 140 Km, dari Provinsi 225,19 Km, dari Ibu Kota Provinsi 6 Jam. Bentangan Geografi Nagari Binjai Tapan dapat dilihat Pada Gambar terlampir.
* DEMOGRAFI
Nagari Binjai Tapan adalah terletak pada dataran rendah dan perbukitan yang dikelilingi oleh areal perkebunan masyarakat, beberapa sungai besar dan sungai kecil, daerah hutan dan lahan-lahan perkebunan yang belum diolah masyarakat karena ketidakmampuan dan kekurangan modal, yang mana Nagari Binjai Tapan juga termasuk dalam nagari yang mempunyai Potensi sumber daya alam yang tinggi di antaranya batu bara, emas, serta galian C yang lainnya, serta berpotensi juga dikembangkan sebagai objek wisata alam, tetapi belum tereksploitasi dan tertata dengan baik.
Pada umumnya masyarakat Nagari Binjai Tapan adalah 89 % petani tradisional yang belum mampu melaksanakan teknologi pertanian dengan kualitas yang baik yang disebabkan oleh keterbatasan modal dan ilmu pengetahuan dibidang pertanian.
Nagari Binjai Tapan merupakan Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan Kabupaten Pesisir Selatan dengan luas wilayah lebih kurang 12.200 Ha. Jumlah penduduk Nagari Binjai Tapan yang berjumlah1.591 terdiri dari laki-laki 939 orang dan perempuan 652 orang.
Penduduk Nagari Binjai Tapan menurut umur
|
KELOMPOK UMUR |
JUMLAH PENDUDUK |
|
< 1> |
72 Orang |
|
1– 4 Tahun |
113 Orang |
|
5 - 14 Tahun |
381Orang |
|
15–39 Tahun |
504 Orang |
|
40-64 Tahun |
418 Orang |
|
65 Tahun Keatas |
103 Orang |
|
JUMLAH |
1.591 Orang |
Merujuk kepada Profil Nagari Binjai Tapan, 4,47 % warga merupakan tamatan Akademi atau Sarjana. 26,00 % merupakan tamatan SLTA Sederajat. 22,1% merupakan tamatan SLTP/Sederajat. 22,43% merupakan tamatan SD/Sederajat. Sisanya 25,00 % merupakan Tidak Sekolah.
Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan.
|
TINGKAT PENDIDIKAN |
JUMLAH |
|
TamatAkademi / Sarjana |
71 Orang |
|
Tamat SLTA |
413 Orang |
|
Tamat SLTP |
359 Orang |
|
Tamat SD |
355 Orang |
|
Tidak Sekolah |
393 Orang |
|
JUMLAH |
1.591 Orang |
Penduduk Menurut Jenis Pekerjaan
|
JENIS PEKERJAAN |
JUMLAH |
|
Buruh tani |
235 Orang |
|
Buruh bangunan |
27 Orang |
|
Petani |
455 Orang |
|
Peternak |
17 Orang |
|
Pedagang |
52 Orang |
|
Tukang kayu |
8 Orang |
|
Tukang batu |
5 Orang |
|
Penjahit |
3 Orang |
|
Pengrajin |
3 Orang |
|
Perangkat desa/nagari |
12 Orang |
|
Industri kecil |
2 Orang |
|
Pengangkutan |
7 Orang |
|
Pegawai negeri sipil |
7 Orang |
|
TNI/POLRI/ |
- Orang |
|
Pensiunan |
- Orang |
|
Lain-lain |
758 Orang |
|
JUMLAH |
1.591 Orang |
- Keadaan fisik/Geografis Nagari
Batas Wilayah Nagari Binjai Tapan
- Sebelah Utara : Nagari Tebing Tinggi Tapan
- Sebelah Selatan : Nagari Kampung Tengah Tapan
- Sebelah Barat : Nagari Sungai Pinang Tapan
- Sebelah Timur : Nagari Talang Balarik Tapan
- Luas wilayah Nagari Kubu Tapan
- Luas wilayah : 200 Ha
- Luas Tanah sawah : 180 Ha
- Luas Tanah Kering : 800 Ha
- Luas Tanah Basah : 67Ha
- Luas Tanah Perkebunan : 108 Ha
- Luas Tanah Fasilitas Umum : 45 Ha
- Keadaan Topografi Nagari
Secara umum keadaan topografi Nagari Binjai Tapan adalah merupakan dataran rendah dan perbukitan.
- Iklim
Iklim di Nagari Binjai Tapan sebagaimana Nagari lain diwilayah Indonesia mempunyai 2 (dua) musim yaitu musim kemarau dan musim hujan, hal tersebut mempunyai pengaruh langsung terhadap pola tanam di Nagari Binjai Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan
- Wilayah Administrasi Pemerintahan Nagari
Wilayah Administrasi Pemerintahan Nagari meliputi 2 (dua) Kampung dikenagarian Binjai Tapan yaitu Kampung Binjai dan Kampung Pasar Baru
- Keadaan Sosial
Pada umumnya Masyarakat Nagari Binjai Tapan bermata pencarian tani, dan Sudah banyak Masyarakat mencapai pendidikan sampai Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), dikarenakan tingakat mata pencarian masyarakatsudah mulai meningkat mampu membiayai anaknya untuk melanjutkan pendidikan dan juga memenuhi kebutuhan sehari-hari yang layak.
- Aspek Pendidikan
Aspek pendidikan mencakup jumlah prasarana pendidikan, rasio guru dan murid, angka partisipasi sekolah, penurunan jumlah penduduk yang buta huruf dan angka kelulusan pada semua level sekolah.Sebagai terlihat pada tabel sebagai berikut:
Penduduk Menurut Indikator Pendidikan
|
INDIKATOR PENDIDIKAN |
JUMLAH |
|
Angka Partisipasi kasar/ murni SD/MI |
|
|
Angka Partisipasi Kasar/ Murni SLTP/ MTs |
|
|
Angka Partisipasi kasar/ murni SLTA |
|
|
Rasio guru/ murid TK/PAUD |
|
|
Rasio guru/ murid SD |
|
|
Rasio guru/ murid SLTP |
|
|
Rasio guru/ murid SLTA |
|
|
Jumlah TK/PAUD |
1 |
|
Jumlah SD |
1 |
|
Jumlah SLTP |
0 |
|
Jumlah SLTA |
0 |
|
Angkamelekbutahuruf |
18 |
|
JUMLAH |
20 |
- Aspek Kesejahteraan Sosial
Pada aspek Kesejahteraan Sosial, mencakup banyaknya penyandang masalah sosial menurut jenisnya sebagai berikut :
Jumlah Penyandang Disabilitas
|
PENYANDANG MASALAH |
JUMLAH |
|
Pengemis, Gelandangan, Orang Terlantar |
- Orang |
|
Tuna susila |
- Orang |
|
Tuna Netra |
2 Orang |
|
Bisu/ Tuli |
1 Orang |
|
Yatim Piatu dan AnakTerlantar |
2 Orang |
|
Orang jompo |
7 Orang |
|
Jumlah |
12 Orang |
Sumber Data Profil Nagari Tahun 2021
Jumlah KK menurut Kesejahteraan Sosial
|
PENYANDANG MASALAH |
JUMLAH |
|
Keluarga prasejahtera |
126 Keluarga |
|
Keluarga sejahtera I |
257 Keluarga |
|
Keluarga sejahtera II |
223 Keluarga |
|
Keluarga sejahtera III |
89 Keluarga |
|
Keluarga sejahtera III + |
21 Keluarga |
|
JUMLAH |
716 Keluarga |